Langsung ke konten utama

Tanda Manusia yang Tertipu Dunia

Tanda Manusia yang Tertipu Dunia, Waspadalah!
SESUNGGUHNYA surga diliputi segala kenikmatan yang dilarang oleh syariat Islam. Maka tidak ada orang yang mengharapkan akhirat ingin berada lama-lama di dunia karena baginya dunia adalah penjara dan kenikmatan semu belaka.
Dalam tafsir Al Qur’an surat Al A’la ayat ke 15 diterangkan bahwa Allah telah menjelaskan cara untuk menyucikan jiwa. Namun pada kenyataanya, tak sedikit manusia yang berpaling dari ajaran-ajaran-Nya. Mengapa?
Karena ada di antara manusia yang lebih mengutamakan kehidupan duniawi.
Dalam bahasa Arab, Dunia diambil dari kata danaa artinya ”sesuatu yang dekat, sebentar atau sesaat”. Dikatakan demikian, karena memang kehidupan dunia itu sifatnya sebentar alias sesaat. Nikmat dunia itu hanya sebentar, begitu juga sakitnya dunia. Namun sayang, tak jarang orang yang tertipu oleh ”sesuatu yang sesaat”, akhirnya dia halalkan segala cara untuk mendapatkannya, halal dan haram sudah tidak dihiraukan lagi, yang penting bagaimana bisa mendapatkannya. Inilah tipe manusia yang tertipu oleh dunia, tipe manusia yang disebutkan dalam ayat ini dengan ungkapan “Tetapi kamu memilih kehidupan duniawi”
Sesungguhnya kita tidak dilarang untuk menikmati dunia, selama kita mendapatkannya dengan cara yang halal dan benar menurut aturan-aturan Allah. Yang dilarang adalah kalau kita mendapatkannya dengan menginjak-nginjak ajaran Allah swt. Bahkan, ada ayat yang menyuruh agar kita menikmati kehidupan dunia, namun jangan lupa berbekal diri juga untuk kehidupan yang lebih abadi, yaitu akhirat.
”Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu untuk negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari duniawi dan berbuatbaiklah sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan,” (Q.S. Al Qashash 28: 77).
Semoga Allah senantiasa menunjukan jalan yang hak pada kita, agar tak ada yang tertipu dan terjebak oleh dunia.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia di balik pentingnya shalat shubuh

"JIKA HIDUP SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU" Waktu saya dalam kesusahan hidup, pernah kadang terbersit "Ya ALLAH, kan saya sudah melakukan semuanya, Sholat sudah, ngaji sudah, sedekah sudah kok tetap saja ada masalah???" Begitulah kita, kalo boleh demo dengan ALLAH, mungkin kita juga pernah merasakan. Ternyata kesusahan yang ALLAH hadirkan tadi karena ALLAH SAYANG dan akan memberikan HADIAH. Apa hadiahnya??? ILMU lah hadiahnya. Kalau tidak diingatkan saya tidak akan memikirkannya. Dari situlah saya coba cari tahu, apa yang salah? Saya mulai 'tafakur...' dari sekian... kesalahan dan dosa yang dilakukan, baik yang benar-benar dosa maupun dosa yang dilakukan saat ibadah. Yang mencolok adalah ketika saya sadar sholat subuh saya sering terlambat. Berawal dari guru saya cerita, beliau juga pernah babak belur waktu muda dan setelah dicek karena sholat subuhnya asal-asalan. Sehingga ketika saya diskusi ke beliau, beliau mulai dengan ...

Menjadi Orang Yang Paling Baik Di Hadapan ALLAH

Dari Utsman r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda , “sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar al Qur’an dan mengajarkannya.” (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah) Dalam sebagian besar kitab, hadis diriwayatkan dengan menunggukan huruf wa (artinya dan) , sebagaimana terjemahan di atas. Dengan merujuk terjemahan di atas, maka keutamaan itu diperuntukkan bagi orang yang belajar al Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain. Namun dalam beberap kitab lainnya, hadits itu diriwayatkan dengan menggunakan huruf aw (artinya ataw), sehingga terjemahanya adalah, “Yang terbaik di antara kamu ialah orang yang belajar Al-Quraan saja ataw yang mengajarkan alquraan saja.” Dengan demikian, maka keduanya mendapatkan derajat keutamaan yang sama. Al Qur’an adalah inti agama. Menjaga dan menyebarkan sama dengan menegakan agama. Karenanya sangat jelas keutamaan mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya, walaupun bentuknya berbeda-beda. Yang paling sempurna adalah mempelajarinya, d...

REZEKI DAN MAUT ITU MENGEJAR KITA

Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya_ Jika rizki itu ditentukan dari waktu kerja maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya.._ bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD Jika rizki itu milik orang pintar .maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya... Jika rizki itu karena jabatan maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia.. Rizki itu karena kasih sayang Allah.. Mengejar rizki..jangan mengejar jumlahnya.... Tetapi berkahnya "_( Ali bin Abi Thalib )_ *MESKIPUN LARI,RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU* “Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084) Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya. ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", saya selalu...