Langsung ke konten utama

Salah Paham tentang Tawakal dan Takdir

Sebagian orang berpendapat, jika telah ditakdirkan terjadi maka semuanya pasti terjadi, baik seseorang berdo’a ataupun tidak. Sebaliknya, jika telah ditakdirkan tidak terjadi, segala sesuatu tidak akan terjadi, baik ia memohon ataupun tidak. Orang yang pendapatnya seperti itu mengira pendapatnya benar secara mutlak, sehingga ia tak mau berdo’a sama sekali. Ia senantiasa berkata, “tidak ada guna nya saya berdo’a”.
Jika pendapat ini diikuti, ia akan melemahkan semua usaha. Untuk mengoreksi sikap seperti ini, kita bisa mengatakan, “jika kenyang itu telah ditakdirkan dan pasti terjadi, engkau makan atau tidak makan.. pasti kenyang. Demikian pula sebaliknya, jika semua hal telah ditakdirkan tidak akan terjadi maka gerak kehidupan ini tidak berkembang.
Manusia tidak perlu menikah, berkeluarga, dan sebagainya”. Yang benar, sesuatu ditakdirkan dengan berbagai sebab. Dan salah satu dari sebab itu adalah do’a. segala sesuatu yang ditakdirkan tidak lepas dari sebab-sebabnya oleh karena itu jka seorang manusia melakukan sebab itu, takdir pasti terjadi. Namun, jika ia tidak membawa sebab tersebut, takdir tidak akan terjadi. Maka sebagai seorang muslim, kita jangan sampai putus asa.
Dengan do’a itulah yang bisa merubah takdir tentunya harus pula di imbangi oleh amal perbuatan sebagai salah satu syarat dikabulkannya do’a. Ada pun bila hanya dengan amal saja itu kadang kita tidak bisa mendapatkan sesuai dengan apa yang di inginkan SO keduanya harus seiring sejalan. Firman ALLAH “Berdo’alah kepada Ku maka akan Aku kabulkan.” (QS.40:60)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rahasia di balik pentingnya shalat shubuh

"JIKA HIDUP SERING SUSAH, LIHATLAH SHOLAT SHUBUHMU" Waktu saya dalam kesusahan hidup, pernah kadang terbersit "Ya ALLAH, kan saya sudah melakukan semuanya, Sholat sudah, ngaji sudah, sedekah sudah kok tetap saja ada masalah???" Begitulah kita, kalo boleh demo dengan ALLAH, mungkin kita juga pernah merasakan. Ternyata kesusahan yang ALLAH hadirkan tadi karena ALLAH SAYANG dan akan memberikan HADIAH. Apa hadiahnya??? ILMU lah hadiahnya. Kalau tidak diingatkan saya tidak akan memikirkannya. Dari situlah saya coba cari tahu, apa yang salah? Saya mulai 'tafakur...' dari sekian... kesalahan dan dosa yang dilakukan, baik yang benar-benar dosa maupun dosa yang dilakukan saat ibadah. Yang mencolok adalah ketika saya sadar sholat subuh saya sering terlambat. Berawal dari guru saya cerita, beliau juga pernah babak belur waktu muda dan setelah dicek karena sholat subuhnya asal-asalan. Sehingga ketika saya diskusi ke beliau, beliau mulai dengan ...

Menjadi Orang Yang Paling Baik Di Hadapan ALLAH

Dari Utsman r.a. Rasulullah s.a.w. bersabda , “sebaik-baiknya kamu adalah orang yang belajar al Qur’an dan mengajarkannya.” (Hr. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah) Dalam sebagian besar kitab, hadis diriwayatkan dengan menunggukan huruf wa (artinya dan) , sebagaimana terjemahan di atas. Dengan merujuk terjemahan di atas, maka keutamaan itu diperuntukkan bagi orang yang belajar al Qur’an dan mengajarkannya kepada orang lain. Namun dalam beberap kitab lainnya, hadits itu diriwayatkan dengan menggunakan huruf aw (artinya ataw), sehingga terjemahanya adalah, “Yang terbaik di antara kamu ialah orang yang belajar Al-Quraan saja ataw yang mengajarkan alquraan saja.” Dengan demikian, maka keduanya mendapatkan derajat keutamaan yang sama. Al Qur’an adalah inti agama. Menjaga dan menyebarkan sama dengan menegakan agama. Karenanya sangat jelas keutamaan mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya, walaupun bentuknya berbeda-beda. Yang paling sempurna adalah mempelajarinya, d...

REZEKI DAN MAUT ITU MENGEJAR KITA

Kalau rizki itu diukur dari kerja keras..maka kuli bangunan lah yg akan cepat kaya_ Jika rizki itu ditentukan dari waktu kerja maka warung kopi 24 jam lah yg akan lbh mendapatkanya.._ bahkan mungkin mampu mengalahkah KFC dan Mc. DONALD Jika rizki itu milik orang pintar .maka dosen yg bergelar panjang yg akan lbh kaya... Jika rizki itu karena jabatan maka presiden dan rajalah orang yg akan menduduki 100 orang terkaya di dunia.. Rizki itu karena kasih sayang Allah.. Mengejar rizki..jangan mengejar jumlahnya.... Tetapi berkahnya "_( Ali bin Abi Thalib )_ *MESKIPUN LARI,RIZKIMU AKAN TETAP MENGEJARMU* “Kalaulah anak Adam lari dari rezekinya (untuk menjalankan perintah Allah) sebagaimana ia lari dari kematian, niscaya rezekinya akan mengejarnya sebagaimana kematian itu akan mengejarnya.” (HR Ibnu Hibban No. 1084) Miskin kaya sudah ada yang mengaturnya. ABDURRAHMAN BIN AUF SELALU GAGAL JADI ORANG MISKIN Jika tiba-tiba kondisi ekonomi "down", saya selalu...