Langsung ke konten utama

CERITA GAGAL DAN SUKSES

*Si A*
Kenapa kamu Gagal?
Soalnya anak saya 4, jadi saya sibuk urusin anak demi mereka.

*Si B*
Kenapa kamu Sukses?
Soalnya Anak saya 4, jadi saya harus Berhasil demi mereka. 

*Si A*
Kenapa kamu Gagal?
Soalnya saya kan masih kuliah, jadi saya sibuk belajar lagian kan saya masih muda.

*Si B*
Kenapa kamu Sukses?
Soalnya saya kan masih kuliah, banyak teman yg bisa saya prospek lagian kan saya masih muda, Sukses usia muda baru Luar Biasa!

*Si A*
Kenapa kamu Gagal?
Soalnya orang tua / istri / suami saya Melarang, mereka pernah jalanin lalu gagal, saya juga gak mau gagal kyk mereka, jadi saya Quit ajah.

*Si B*
Kenapa kamu Sukses?
Soalnya orang tua / istri/ suami saya Melarang, mereka pernah jalanin dan gagal, saya gak mau gagal kyk mereka, Saya Harus Buktikan kalau saya bisa Sukses di bisnis ini!

Kadang saya aneh dengan Kisah Nyata diatas.
Tapi itulah Kenyataannya. Semua berangkat dari pola pikir kita. *Paradigma* kita masing-masing. 

Pilihan ditangan Kita apa kita mau Mulai jadi orang Sukses yang Selalu Memakai Alasan untuk Sukses?
Bukankah kalau Anda Mulai Selalu berpikir Sukses maka akan sangat bagus untuk diri anda sendiri?

Yang Artinya kehidupan Anda pun akan terasa Indah karena selalu berpikir Sukses Sehingga segala sesuatu yang Positif disekitar Anda akan datang kepada Anda, yang Artinya Anda Mulai semakin dekat dengan Impian Anda yang katanya Penting itu.

Demi orang" yang Anda Cintai: Mulai Selalu Berpikiran Positif, milikilah mindset dan *paradigma* orang Sukses,
Carilah banyak alasan untuk Anda Jauh Lebih Sukses.

Semangat pagi 
Semangat sukses


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Akal Dan Keistimewaanya

Akal adalah nikmat paling agung pengaruhnya setelah nikmat iman. Semua bukti dan fakta menjadi saksi, bahwa wahyu Allâh Azza wa Jalla dan akal manusia adalah selaras dan serasi. Banyak nash syar’i yang menunjukkan keharusan menggunakan akal untuk bertafakkur, dalam rangka untuk mengenal Allâh Azza wa Jalla dan mentauhidkan-Nya dengan menunaikan konsekuensinya. Tidak akan sempurna agama seseorang sampai akalnya sempurna. Akal tanpa agama akan sesat, dan beragama tanpa akal adalah tangga menuju pemahaman yang salah dan perilaku buruk. Dan seringkali itu mencoreng wajah Islam yang murni! Al-Hasan al-Bashri rahimahullah bila diberitahukan tentang seseorang yang shalih, ia akan bertanya, “Bagaimana akalnya? Agama seorang hamba tidak akan sempurna sama sekali hingga akalnya sempurna.” Apa yang diucapkan al-Hasan al-Bashri rahimahullah bisa kita kembalikan pada firman Allâh Azza wa Jalla : وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ Dan Allâh menimpakan adzab kepada ...

Profil Dimas Febrian

S Selamat datang, Di blog saya yg cukup sederhana ini. Silahkan mampir di akun medsos saya untuk menambah silahturahmi : Fb Klik Di Sini   Terima kasih sudah mampir. Salam Sukses Dimas Febrian

Membersihkan Hati Dari fitnah

MEMBERSIHKAN HATI DARI FITNAH SYAHWAT DAN FITNAH SYUBHAT Dari Hudzaifah Radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : تُـعْـرَضُ الْـفِـتَـنُ عَلَـى الْـقُـلُـوْبِ كَالْـحَصِيْـرِ عُـوْدًا عُوْدًا ، فَـأَيُّ قَـلْبٍ أُشْرِبَـهَا نُـكِتَ فِـيْـهِ نُـكْـتَـةٌ سَوْدَاءُ ، وَأَيُّ قَـلْبٍ أَنْـكَـرَهَا نُـكِتَ فِـيْـهِ نُـكْتَـةٌ بَيْضَاءُ ، حَتَّىٰ تَصِيْـرَ عَلَـىٰ قَـلْبَيْـنِ : عَلَـىٰ أَبْـيَـضَ مِثْـلِ الصَّفَا ، فَـلَا تَـضُرُّهُ فِـتْـنَـةٌ مَـا دَامَتِ السَّمٰـوَاتُ وَالْأَرْضُ ، وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُـرْبَادًّا ، كَالْكُوْزِ مُـجَخِّـيًا : لَا يَعْرِفُ مَعْرُوْفًـا وَلَا يُـنْـكِرُ مُنْكَـرًا ، إِلَّا مَا أُشْرِبَ مِنْ هَوَاهُ. Fitnah-fitnah menempel dalam lubuk hati manusia sedikit demi sedikit bagaikan tenunan sehelai tikar. Hati yang menerimanya, niscaya timbul bercak (noktah) hitam, sedangkan hati yang mengingkarinya (menolak fitnah tersebut), niscaya akan tetap putih (cemerlang). Sehingga hati menjadi dua : yait...