Langsung ke konten utama

Rahasia untuk memulai Bisnis

Masih banyak orang bilang, 
Mau bikin bisnis gede itu kudu modal gede.

Simple aja deh, 
Anggap aja Suneo adalah anak orang kaya, 
baru lulus kuliah nih.. lulusan luar negri, balik ke negaranya dan mau bikin usaha sendiri sesuai hobby dia, ogah nerusin kerajaan bisnis emak bapaknya.. dan 90  network dari emak bapaknya.. gengsi cuyy..

Jadi Suneo ini ingin semuanya dia yang rintis, tanpa ada hubungan emak bapaknya,
taunya cuma bilang, kasih saya modal gede,
singkat cerita ortunya ngasih duit ke dia, 100 juta buat modal bisnis.
Apa yang akan Suneo pikirkan pertama kali? yang masih belum pernah memulai bisnis.
=============
Rata-rata pemula masih mikir, dikasih modal gede itu, buat sewa tempat, kantor yang keren, gaji beberapa pegawai, sama modal buat stok produk --> padahal ini tuh langkah terakhirrr, bukan modal awal..
6 bulan kemudian bangkrut. Suneo ingin berjualan, ide bisnis banyak tapi dia sendiri aja gak dikenal orang, produknya aja gak dikenal orang. gimana mau laku?
Bikin tempat bagus-bagus, tapi gak ada yang tau, siapa yg mau datengin?
Berapa banyak restoran dengan interior keren yang gak lama tutup? atau Produk yang secara packaging udah keren banget, tapi teryata gak kedengeran lagi kabarnya sampai sekarang?
=============
Contoh aja deh, dari sisi customer, misal saya mau bikin water cooling buat komputer, saya udah tau saya mesti kontak ke siapa. Nah gimana orang ini bisa bikin saya yang tadinya gak kenal dia JADI kenal?, oh saya tau dia dari google/kaskus..
eksistensi personal brandingnya dia bisa saya temukan dengan mudah secara online.
==============
Menurut saya (ya ini menurut saya, bisa bener, bisa ngaco :v ),
Modal bisnis yang paling utama itu BUKAN DUIT tapi adalah
1. Berani dulu lah, seperti kata Bob Sadino, bisnis yang bagus itu yg dimulai, bukan yg cuma ditanya2in terus2an,
2. Punya Ide Bisnisnya, liat ke Marketplace, ngeliat ada ratusan barang yg lagi hot dan trending, kamu bisa menemukan ratusan bahkan ribuan ide bisnis
3. Mengubah Ide Bisnis menjadi Peluang Bisnis dengan
----Indetifikasi masalah pelanggan
Apa pun yang kamu rasa ketika menggunakan suatu produk lalu bergumam "ini produk seandainya bisa gini nih, akan jauh lebih baik" --> nah ini aja bisa jadi peluang bisnis

-----Identifikasi seberapa gede ini target marketnya, siapa-siapa yang mampu dan mau (ada pelanggan yang mau dan mampu membayar)
-----Ada solusi yang tidak bisa ditolak oleh pelanggan, masalah itu muncul karena kompetitor tidak bisa menawarkan solusi untuk masalah tersebut.
4. Teknologi
Modal HP & Kuota, pelajari ngiklan, branding di online, sosmed,

5. Product Knowledege
Tidak menguasai produk yang di jual, cuma asal jual. 
Mau jualan suplemen lah misalnya, lah yang jualan suplemen udah ratusan ribu orang, nah tapi kalau dia sendiri gak tau kelebihan produknya itu apa aja dibandingkan kompetitor, ya gimana?, jadi penguasaan produk itu penting, biar kalau customer tanya ini itu, bisa jawab.

6. Jalur Distribusi, rencana mau dijual dimana aja 
offline/online/via telpon?, lalu flow jalurnya gimana, apakah ribet utk pengiriman dari supplier ke dia, lalu dari dia ke customer, apakah ada kendala faktor eksternal, misalnya dari pihak ekspedisi gak bisa kirim barang-barang tertentu jika lintas pulau, ya gimana mau lancar kalau customer mau beli barang tapi jalur distribusinya macet. Barang udah laku tapi belum ready.

7. Dipercaya Supplier dan Customer Base yang loyal
udah tau nanti kalau bikin bisnis ini, siapa yang akan mampu dan mau beli,, banyak pengusaha pemula yg belum punya customer tapi modal dia adalah dipercaya oleh Supplier, banyak supplier yang mau mempercayakan barangnya ke dia, ini aja modal yg sangat penting. Nah gimana caranya biar dapetin loyal Customer?, wah ini udah panjang banget dulu saya bahas, via personal branding, product branding, testimoni, after sales, dll.

8. Baru deh TEMPAT USAHA (ini baru butuh modal), tapi kalau nomor 1 s/d 7 aja belum dilakukan, terus langsung mulai ke nomor 8, ya menurut saya keliru yaa..
Gitu aja .. semoga bermanfaat


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Akal Dan Keistimewaanya

Akal adalah nikmat paling agung pengaruhnya setelah nikmat iman. Semua bukti dan fakta menjadi saksi, bahwa wahyu Allâh Azza wa Jalla dan akal manusia adalah selaras dan serasi. Banyak nash syar’i yang menunjukkan keharusan menggunakan akal untuk bertafakkur, dalam rangka untuk mengenal Allâh Azza wa Jalla dan mentauhidkan-Nya dengan menunaikan konsekuensinya. Tidak akan sempurna agama seseorang sampai akalnya sempurna. Akal tanpa agama akan sesat, dan beragama tanpa akal adalah tangga menuju pemahaman yang salah dan perilaku buruk. Dan seringkali itu mencoreng wajah Islam yang murni! Al-Hasan al-Bashri rahimahullah bila diberitahukan tentang seseorang yang shalih, ia akan bertanya, “Bagaimana akalnya? Agama seorang hamba tidak akan sempurna sama sekali hingga akalnya sempurna.” Apa yang diucapkan al-Hasan al-Bashri rahimahullah bisa kita kembalikan pada firman Allâh Azza wa Jalla : وَيَجْعَلُ الرِّجْسَ عَلَى الَّذِينَ لَا يَعْقِلُونَ Dan Allâh menimpakan adzab kepada ...

Profil Dimas Febrian

S Selamat datang, Di blog saya yg cukup sederhana ini. Silahkan mampir di akun medsos saya untuk menambah silahturahmi : Fb Klik Di Sini   Terima kasih sudah mampir. Salam Sukses Dimas Febrian

Membersihkan Hati Dari fitnah

MEMBERSIHKAN HATI DARI FITNAH SYAHWAT DAN FITNAH SYUBHAT Dari Hudzaifah Radhiyallahu anhu, ia berkata: Aku mendengar Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : تُـعْـرَضُ الْـفِـتَـنُ عَلَـى الْـقُـلُـوْبِ كَالْـحَصِيْـرِ عُـوْدًا عُوْدًا ، فَـأَيُّ قَـلْبٍ أُشْرِبَـهَا نُـكِتَ فِـيْـهِ نُـكْـتَـةٌ سَوْدَاءُ ، وَأَيُّ قَـلْبٍ أَنْـكَـرَهَا نُـكِتَ فِـيْـهِ نُـكْتَـةٌ بَيْضَاءُ ، حَتَّىٰ تَصِيْـرَ عَلَـىٰ قَـلْبَيْـنِ : عَلَـىٰ أَبْـيَـضَ مِثْـلِ الصَّفَا ، فَـلَا تَـضُرُّهُ فِـتْـنَـةٌ مَـا دَامَتِ السَّمٰـوَاتُ وَالْأَرْضُ ، وَالْآخَرُ أَسْوَدُ مُـرْبَادًّا ، كَالْكُوْزِ مُـجَخِّـيًا : لَا يَعْرِفُ مَعْرُوْفًـا وَلَا يُـنْـكِرُ مُنْكَـرًا ، إِلَّا مَا أُشْرِبَ مِنْ هَوَاهُ. Fitnah-fitnah menempel dalam lubuk hati manusia sedikit demi sedikit bagaikan tenunan sehelai tikar. Hati yang menerimanya, niscaya timbul bercak (noktah) hitam, sedangkan hati yang mengingkarinya (menolak fitnah tersebut), niscaya akan tetap putih (cemerlang). Sehingga hati menjadi dua : yait...