Langsung ke konten utama

PETUAH JACK MA

Per detik ini, Jack Ma masih menjadi salah satu orang terkaya di China dan namanya tercatat sebagai orang terkaya no. 20 di dunia versi Forbes.
Ada 3 petuah penting dari Jack Ma yang bisa kita pelajari dan ambil pelajaran darinya.

Apa aja itu?

Berikut beberapa diantaranya...
11 Jenis Orang yang Tidak Bisa Ditolong:

1. Orang yang lupa budi.
2. Orang yang dalam usahanya mencari uang tapi mengesampingkan Kebenaran dan Keadilan.
3. Orang yang berjuang demi keuntungan pribadi dan merugikan orang lain.
4. Orang yang di depan penuh sopan santun tapi di belakang bersiasat busuk.
5. Orang yang melihat keuntungan tapi melupakan Kebenaran serta tidak punya prinsip.
6. Orang yang tidak menjaga kepercayaan orang lain. Saat memohon pertolongan memelas, saat memperoleh kekuasaan menjadi jahat.
7. Orang yang tidak beres mengurus hal kecil tapi ingin menangani hal besar.
8. Orang yang meletakkan harapan di pundak orang lain.
9. Orang yang setelah dibantu tidak memegang janji.
10. Orang yang mendapat kesempatan masih mengeluh juga.
11. Orang yang tidak pernah berterima kasih.

10 Jenis Orang yang Paling Tepat Diajak Menjadi Partner:

1. Keduanya merupakan teman yang dapat diajak berdiskusi.
2. Mempunyai pandangan tentang nilai kemanusiaan yang sama.
3. Keduanya dapat saling percaya dan memahami sepenuhnya.
4. Mudah berkomunikasi dan saling memahami saat bertemu masalah.
5. Keduanya saling memiliki semangat berkorban.
6. Keduanya memiliki rasa toleransi yang besar.
7. Mempunyai cita-cita yang saling berhubungan secara mendasar.
8. Keduanya dapat secara pasti saling mendukung.
9. Keduanya mempunyai latar belakang profesional yang pasti.
10. Mempunyai idealisme dan keyakinan yang sama.

5 Jenis Orang yang Sama Sekali Tidak Boleh Diajak Kerjasama:

1. Jangan bekerjasama dengan orang yang ambisi pribadinya terlalu besar. Karena mereka tidak mampu melihat pengorbanan orang lain, dan hanya peduli dengan tujuannya sendiri.

2. Jangan bekerjasama dengan orang yang tidak punya misi hidup. Karena mereka hanya menjadikan uang sebagai tujuan, yang penuh dengan bau busuk keserakahan.

3. Jangan bekerjasama dengan orang yang tidak punya nurani. Karena mereka egois dan serakah, bersama dengan mereka hanya akan membuat Anda tidak bahagia.

4. Jangan bekerjasama dengan orang yang negatif dan pesimis. Karena mereka bisa menyedot kering semangat positifmu.

5. Jangan bekerjasama dengan orang yang tidak punya falsafah hidup, karena mereka tidak percaya dengan mimpi, tidak mampu menghadapi tekanan, dan tidak bisa melawan godaan di depan mata.

Bermanfaat? Share!
Semoga mencerahkan....


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Sholat

SHALAT MEMILIKI SEKIAN BANYAK KEUTAMAAN, DI ANTARANYA: Dengan shalat, Allâh akan meninggikan derajat dan menghapuskan kesalahan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Tsaubân Radhiyallahu anhu : عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ لِلهِ ، فَإِنَّكَ لَا تَسْجُدُ لِلهِ إِلَّا رَفَعَكَ اللهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيْئَةً. “Engkau harus memperbanyak sujud (shalat).Sesungguhnya engkau tidak bersujud sekali saja kepada Allâh, kecuali dengan sujud itu Allâh akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan darimu.”[1] Shalat menjadi salah satu sebab masuk Surga sekaligus menjadi teman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami Radhiyallahu anhu , ia bercerita, “Aku pernah bermalam bersama Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhu’ dan keperluan Beliau. Beliau pun bersabda kepadaku, ‘Mintalah!’ Maka saya katakan, ‘Aku minta agar aku bisa menemanimu di surga.’ Beliau Shallallahu ‘a...

Profil Dimas Febrian

S Selamat datang, Di blog saya yg cukup sederhana ini. Silahkan mampir di akun medsos saya untuk menambah silahturahmi : Fb Klik Di Sini   Terima kasih sudah mampir. Salam Sukses Dimas Febrian

Ancaman dan Celaan bagi Orang yang Meninggalkan Sholat - Hadist 2

Dari Naufal bin Mu'awiyah r.a bahwasannya Rasulullah saw. Bersabda, “Barangsiapa yang meninggalkan satu shalatnya, maka seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya. (Hr. Ibnu Hibban). Melalaikan shalat biasanya terjadi karena sibuk dengan urusan anak-anak atau karena terlalu berambisi mencari harta benda. Rasulullah saw. Bersabda, “Melalaikan shalat dampaknya seperti kehilangan anak-anak dan seluruh harta benda sehingga tinggallah seorang diri didalam rumah.” maksudnya seberapa banyak kerugian dan kemalangan yang dialami seseorang akibat kehilangan seluruh harta dan keluarga maka seperti itulah kerugian dan kemalangan seseorang yang meninggalkan satu shalatnya. Begitu juga, sejauh mana kesedihan seseorang akibat kehilangan seluruh harta dan keluarganya maka seperti itu juga hendaknya merasa karena meninggalkan satu shalatnya.