Langsung ke konten utama

Belajar Memberi Dari Sumur

Sebuah sumur bila ditimba airnya setiap hari tdk pernah kering, terus ada air didlmnya.
 
Anehnya kalau dlm satu hari saja airnya tdk ditimba, ketinggian air yg ada di dlm sumur itu jg tdk meningkat, tetap saja spt semula.

Inilah hukum alam. Dimana didlm semesta terdpt misteri yg bertujuan utk selalu memberi.
Sesungguhnya kehidupan kita jg sama & serupa dg sumur ini. Pada umumnya org berpikir bhw kalau memberi apa yg dimilikinya pasti akan berkurang apa yg dimilikinya. 
Tapi kalau kita mau belajar dr sumur ini, semakin banyak memberi akan semakin banyak air yg mengalir kpdnya.
Dlm hal memberi tdk hrs dlm bentuk uang atau materi. Kita bisa memberi apa saja yg kita miliki.
Saat kita mengajarkan & memberi ilmu, maka dg sendirinya kemampuan kita akan semakin meningkat.
Yg perlu diperhatikan adalah jgn memberi krn terpaksa, jgn memberi krn ingin dipuji, jgn memberi untuk menunjukkan bhw kita kaya & jgn memberi krn kebiasaan.
Sebaiknya kita memberi krn menginginkan org lain bisa bahagia, bisa hidup lebih baik & layak.
Dgn mengembangkan sikap mental memberi yg murni, kita yakin setiap org bisa.

Pilihan terserah pd kita. Sdg manfaat langsung yg bisa kita rasakan saat memberi adalah perasaan kepuasan batin. 
Dan inilah sebenarnya kebahagiaan sejati.       
Selamat Pagi...
Tetap Semangat...
Terus Bertumbuh...
Terus Belajar...

Sukses untuk semua.. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keutamaan Sholat

SHALAT MEMILIKI SEKIAN BANYAK KEUTAMAAN, DI ANTARANYA: Dengan shalat, Allâh akan meninggikan derajat dan menghapuskan kesalahan Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Tsaubân Radhiyallahu anhu : عَلَيْكَ بِكَثْرَةِ السُّجُوْدِ لِلهِ ، فَإِنَّكَ لَا تَسْجُدُ لِلهِ إِلَّا رَفَعَكَ اللهُ بِهَا دَرَجَةً وَحَطَّ عَنْكَ بِهَا خَطِيْئَةً. “Engkau harus memperbanyak sujud (shalat).Sesungguhnya engkau tidak bersujud sekali saja kepada Allâh, kecuali dengan sujud itu Allâh akan mengangkatmu satu derajat dan menghapuskan satu kesalahan darimu.”[1] Shalat menjadi salah satu sebab masuk Surga sekaligus menjadi teman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam Dari Rabi’ah bin Ka’ab al-Aslami Radhiyallahu anhu , ia bercerita, “Aku pernah bermalam bersama Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu aku membawakan air wudhu’ dan keperluan Beliau. Beliau pun bersabda kepadaku, ‘Mintalah!’ Maka saya katakan, ‘Aku minta agar aku bisa menemanimu di surga.’ Beliau Shallallahu ‘a...

Profil Dimas Febrian

S Selamat datang, Di blog saya yg cukup sederhana ini. Silahkan mampir di akun medsos saya untuk menambah silahturahmi : Fb Klik Di Sini   Terima kasih sudah mampir. Salam Sukses Dimas Febrian

Ancaman dan Celaan bagi Orang yang Meninggalkan Sholat - Hadist 2

Dari Naufal bin Mu'awiyah r.a bahwasannya Rasulullah saw. Bersabda, “Barangsiapa yang meninggalkan satu shalatnya, maka seolah-olah dia telah kehilangan keluarga dan hartanya. (Hr. Ibnu Hibban). Melalaikan shalat biasanya terjadi karena sibuk dengan urusan anak-anak atau karena terlalu berambisi mencari harta benda. Rasulullah saw. Bersabda, “Melalaikan shalat dampaknya seperti kehilangan anak-anak dan seluruh harta benda sehingga tinggallah seorang diri didalam rumah.” maksudnya seberapa banyak kerugian dan kemalangan yang dialami seseorang akibat kehilangan seluruh harta dan keluarga maka seperti itulah kerugian dan kemalangan seseorang yang meninggalkan satu shalatnya. Begitu juga, sejauh mana kesedihan seseorang akibat kehilangan seluruh harta dan keluarganya maka seperti itu juga hendaknya merasa karena meninggalkan satu shalatnya.